Senin, 23 Juni 2014

Permasalahan Ekonomi Negeri Sang Raja Fir'aun

Pemerintah merupakan tulang punggung bagi rakyat,jika pemerintah tersebut tidak mampu mensejahterakan rakyatnya,mana mungkin negara itu akan damai.Akan tetapi semua masalah yang terjadi di dalam suatu negara  itu mampu di hadapi negara itu sendiri bila terjadi suatu kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat,sehingga mampu mensejahterakan negara itu.

Masalah yang terjadi di negara mesir banyak sekali ,apalagi ketika penurunan Presiden Husni Mubarak.Setelah penurunan Presiden Husni Mubarak banyak sekali terjadi konflik-konflik dan menelan banyak korban.Sampai saat ini pun masih sering terjadi kericuhan di negeri peninggalan Raja Fir'aun itu.

Mari kita tinjau permsalahanekonomi mesir,pada tahun 2011 berevolusi.Akan tetapi itu menurunkan stabilitas ekonomi di mesir.Pengusaha memprediksi situasi ekonomi dalam kondisi bencana /revolusi kemungkinan menjadi lebih buruk. Tidak hanya sumber dari pariwisata, sumber penting pendapatan Negara lainnya juga berhenti, investasi asing telah mengering karena masa depan tidak pasti. Ratusan ribu buruh pabrik melakukan mogok kerja sebagai perubahan rezim Mesir, mereka menuntut kenaikan upah dan gaji. Sebuah rumor jalanan yang populer adalah bahwa Presiden Mubarak, seluruh keluarga serta kroni-kroninya telah mencuri puluhan miliar dan ketika uang itu disita dan ditemukan akan dibagi dan diberikan kepada setiap rakyat Mesir.

Terlepas dari itu ada aspek-aspek yang menjadi suatu masalah di negara Mesir,yaitu pengangguran dan inflasi 

Pengangguran

Pengangguran merupakan masalah yang serius,dimana pemerintah harus mampu menurunkan tingkat pengangguran agar negara itu bisa di katakan sejahtera.Banyaknya pengangguran dapat meningkatkan kriminalisme di suatu negara,karena manusia membutuhkan sesuatu tetapi ia tidak mampu memenuhinya,maka terjadilah suatu kriminalis.

Adapun ciri-ciri penganguran diantaranya adalah :
Pengangguran friksional :Pengangguran friksional adalah pengangguran karena pekerja menunggu pekerjaan yang lebih baik.

Pengangguran Struktural : Penganguran yang terjadi karena seseorang di berhentikan oleh perusahaan.
Orang-orang yang diberhentikan dari pekerjaan mereka di Mesir merupakan 29,3 persen dari total jumlah  penganggur," kata Direktur CAPMAS Abu Bakar al-Guindy.

Pengangguran Teknologi : Pengangguran yang disebabkan perkembangan/pergantian teknologi. Perubahan ini dapat menyebabkan pekerja harus diganti untuk bisa menggunakan teknologi yang diterapkan.

Pengangguran Siknikal : Pengangguran yang disebabkan kemunduran ekonomi yang menyebabkan perusahaan tidak mampu menampung semua pekerja yang ada. Contoh penyebabnya, karena adanya perusahaan lain sejenis yang beroperasi atau daya beli produk oleh masyarakat menurun.

Pengangguran Musiman : Pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian musim. Umumnya pada bidang pertanian , perikanan. Contoh lainnya, para petani.

Pengangguran Tidak Kentara : Pengangguran yang secara fisik dan sepintas tidak kelihatan,namun secara ekonomi dapat di buktikan bahwa seseorang tersebut sesungguhnya menganggur.

Ada 3,1 juta orang yang menganggur di Mesir, menurut laporan yang diterbitkan oleh Badan Pusat Mobilisasi Publik dan Statistik (CAPMAS).
Laporan ini mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran berdiri di kisaran 11,8 persen pada kuartal kedua tahun 2011, ada sedikit penurunan dari angka 11,9 persen pada kuartal pertama.
"Orang-orang yang diberhentikan dari pekerjaan mereja merupakan 29,3 persen dari total jumlah penganggur," kata Direktur CAPMAS Abu Bakar al-Guindy . "Pengangguran di daerah perkotaan mencapai hingga 19,6 persen," katanya menambahkan.
"Para tenaga kerja diperkirakan berjumlah mencapai 23,3 juta, dimana 30,7 persen bekerja di sektor pertanian," jelas Guindy.
Dia mengatakan 30 persen dari penganggur di Mesir adalah lulusan universitas, 70 persen lainnya hanya memiliki pendidikan sekolah menengah, dan 71 persen penganggur berusia antara 15 dan 29.
Menurut The World Factbook pada tahun 2008,Mesir memiliki tingkat pengangguran sebanyak 8.70 %.




Statistik Tingkat Pengangguran Mesir

Egypt Unemployment Rate








Inflasi

Inflasi juga merupakan masalah yang terjadi di suatu negara,banyak penyebab yang menjadikan negara itu menjadi tinggi inflasinya.Inflasi suatu negara dapat di kelompokan sebagai berikut: 
1.Demeand Pull Inflation
   Inflasi yang di sebabkan oleh adanya daya tarik permintaan masyarakat terhadap berbagai barang yang   terlalu kuat.

2.Cost Push Inflation
   Inflasi yang di sebabkan oleh adanya guncangan atau dorongan kenaikan biaya produksi secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu.

3.Mix Inflation
   Inflasi yang di sebabkan oleh kenaikan permintaan dan kenaikan penawaran.Perilaku permintaan terhadap barang atau jasa bertambah ,hal ini mengakibatkan faktor produksi dan penyediaan barang menjadi turun.

4.Expected Inflation
   Inflasi yang di sebabkan adanya perilaku masyarakat secara umum yang bersifat adatif atau forward looking.

Jika di lihat dari parah tidaknya suatu negara dapat di lihat sebagai berikut :
     Inflasi ringan jika nilainya berkisar                 0 %  s/d  10%
     Inflasi sedang jika nilainya berkisar              10 % s/d   30%
     Inflasi berat jika nilainya berkisar                 30 % s/d  100%
     Hyperinflasi jika nilainya                              > 100%  

Pada bulan Januari 2014, tingkat inflasi tahunan Mesir melambat untuk bulan kedua secara berturut-turut menjadi 11,4 persen dari 11,7 persen yang tercatat pada bulan Desember.
Hal ini disebabkan karena efek dasar dari tahun sebelumnya. Pada bulan November 2013, laju inflasi mencapai tingkat tertinggi dalam empat tahun yaitu sebesar 12,97 persen.

Secara bulanan, harga naik tipis menjadi 1,42 persen setelah jatuh 1,02 persen pada bulan Desember. Laju inflasi inti tahunan melambat ke posisi 11,7 persen , tapi naik 1,11 persen secara bulanan, dibandingkan dengan 0,41 persen pada bulan Desember.
Maka dari itu mesir bisa di katakan berada pada inflasi sedang,karena mesir berada pada angka belasan persen.

Mari kita perhatikan dampak negatif terjadinya inflasi di suatu negara
-Inflasi akan menjadikan turunya pendapatan riil masyarakat yang memiliki penghasilan tetap.
-Inflasi memyebabkan turunnya nilai riil kekayaan masyarakat yang berbentuk kas,karena nilai tukar kas(mis:Uang)tersebut akan menjadi lebih kecil,karena secara nominal harus mengahadapi harga komoditi per satuan yang lebih besar.
-Inflasi akan menyebabkan nilai tabungan masyarakat menjadi turun,sehingga orang akan cendrung memilih menginvestasikan uangnya dalam aktiva yang lebih baik,daripada menabungkannya ke bank.
-Inflasi akan menyebabkan laju pertumbuhan ekonomi suatu negara menjadi terhambat.




Referensi


http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/02/110211_egyptmubarak.shtml
http://politik.kompasiana.com/2011/12/07/mesir-pasca-mubarak-sebuah-telaah-singkat-perjalanan-revolusi-mesir-menuju-demokratisasi-yang-hakiki-419118.html
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/laporan-resmi-lebih-dari-3-juta-warga-mesir-pengangguran.htm#.U6gwCfsnG9g
The World Factbook
http://vibiznews.com/2014/02/12/inflasi-bulan-januari-di-mesir-kembali-melambat/

0 komentar:

Posting Komentar