Pemerintah merupakan tulang punggung bagi rakyat,jika pemerintah tersebut tidak mampu mensejahterakan rakyatnya,mana mungkin negara itu akan damai.Akan tetapi semua masalah yang terjadi di dalam suatu negara itu mampu di hadapi negara itu sendiri bila terjadi suatu kerjasama yang baik antara pemerintah dengan masyarakat,sehingga mampu mensejahterakan negara itu.
Masalah yang terjadi di negara mesir banyak sekali ,apalagi ketika penurunan Presiden Husni Mubarak.Setelah penurunan Presiden Husni Mubarak banyak sekali terjadi konflik-konflik dan menelan banyak korban.Sampai saat ini pun masih sering terjadi kericuhan di negeri peninggalan Raja Fir'aun itu.
Mari kita tinjau permsalahanekonomi mesir,pada tahun 2011 berevolusi.Akan tetapi itu menurunkan stabilitas ekonomi di mesir.Pengusaha memprediksi situasi
ekonomi dalam kondisi bencana /revolusi kemungkinan menjadi lebih buruk.
Tidak hanya sumber dari pariwisata, sumber penting pendapatan Negara
lainnya juga berhenti, investasi asing telah mengering karena masa depan
tidak pasti. Ratusan ribu buruh pabrik melakukan mogok kerja sebagai
perubahan rezim Mesir, mereka menuntut kenaikan upah dan gaji. Sebuah
rumor jalanan yang populer adalah bahwa Presiden Mubarak, seluruh
keluarga serta kroni-kroninya telah mencuri puluhan miliar dan ketika
uang itu disita dan ditemukan akan dibagi dan diberikan kepada setiap
rakyat Mesir.
Terlepas dari itu ada aspek-aspek yang menjadi suatu masalah di negara Mesir,yaitu pengangguran dan inflasi
Pengangguran
Pengangguran merupakan masalah yang serius,dimana pemerintah harus mampu menurunkan tingkat pengangguran agar negara itu bisa di katakan sejahtera.Banyaknya pengangguran dapat meningkatkan kriminalisme di suatu negara,karena manusia membutuhkan sesuatu tetapi ia tidak mampu memenuhinya,maka terjadilah suatu kriminalis.
Adapun ciri-ciri penganguran diantaranya adalah :
Pengangguran friksional :Pengangguran friksional adalah pengangguran karena pekerja menunggu pekerjaan yang lebih baik.
Pengangguran Struktural : Penganguran yang terjadi karena seseorang di berhentikan oleh perusahaan.
Orang-orang yang diberhentikan dari pekerjaan mereka di Mesir merupakan 29,3
persen dari total jumlah penganggur," kata Direktur CAPMAS Abu Bakar
al-Guindy.
Pengangguran Teknologi : Pengangguran yang disebabkan perkembangan/pergantian teknologi.
Perubahan ini dapat menyebabkan pekerja harus diganti untuk bisa
menggunakan teknologi yang diterapkan.
Pengangguran Siknikal : Pengangguran yang disebabkan kemunduran ekonomi yang menyebabkan
perusahaan tidak mampu menampung semua pekerja yang ada. Contoh
penyebabnya, karena adanya perusahaan lain sejenis yang beroperasi atau
daya beli produk oleh masyarakat menurun.
Pengangguran Musiman : Pengangguran akibat siklus ekonomi yang berfluktuasi karena pergantian
musim. Umumnya pada bidang pertanian , perikanan. Contoh lainnya, para
petani.
Pengangguran Tidak Kentara : Pengangguran yang secara fisik dan sepintas tidak kelihatan,namun secara ekonomi dapat di buktikan bahwa seseorang tersebut sesungguhnya menganggur.
Ada 3,1 juta orang yang menganggur di Mesir, menurut laporan yang
diterbitkan oleh Badan Pusat Mobilisasi Publik dan Statistik (CAPMAS).
Laporan ini mengungkapkan bahwa tingkat pengangguran berdiri di
kisaran 11,8 persen pada kuartal kedua tahun 2011, ada sedikit penurunan
dari angka 11,9 persen pada kuartal pertama.
"Orang-orang yang diberhentikan dari pekerjaan mereja merupakan 29,3
persen dari total jumlah penganggur," kata Direktur CAPMAS Abu Bakar
al-Guindy . "Pengangguran di daerah
perkotaan mencapai hingga 19,6 persen," katanya menambahkan.
"Para tenaga kerja diperkirakan berjumlah mencapai 23,3 juta, dimana 30,7 persen bekerja di sektor pertanian," jelas Guindy.
Dia mengatakan 30 persen dari penganggur di Mesir adalah lulusan
universitas, 70 persen lainnya hanya memiliki pendidikan sekolah
menengah, dan 71 persen penganggur berusia antara 15 dan 29.
Menurut The World Factbook pada tahun 2008,Mesir memiliki tingkat pengangguran sebanyak 8.70 %.
Statistik Tingkat Pengangguran Mesir
Inflasi juga merupakan masalah yang terjadi di suatu negara,banyak penyebab yang menjadikan negara itu menjadi tinggi inflasinya.Inflasi suatu negara dapat di kelompokan sebagai berikut:
1.Demeand Pull Inflation
2.Cost Push Inflation
Inflasi yang di sebabkan oleh adanya guncangan atau dorongan kenaikan biaya produksi secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu.
3.Mix Inflation
Inflasi yang di sebabkan oleh kenaikan permintaan dan kenaikan penawaran.Perilaku permintaan terhadap barang atau jasa bertambah ,hal ini mengakibatkan faktor produksi dan penyediaan barang menjadi turun.
4.Expected Inflation
Inflasi yang di sebabkan adanya perilaku masyarakat secara umum yang bersifat adatif atau forward looking.
Jika di lihat dari parah tidaknya suatu negara dapat di lihat sebagai berikut :
Inflasi ringan jika nilainya berkisar 0 % s/d 10%
Inflasi sedang jika nilainya berkisar 10 % s/d 30%
Inflasi berat jika nilainya berkisar 30 % s/d 100%
Hyperinflasi jika nilainya > 100%
Referensi
http://www.bbc.co.uk/indonesia/dunia/2011/02/110211_egyptmubarak.shtml
http://politik.kompasiana.com/2011/12/07/mesir-pasca-mubarak-sebuah-telaah-singkat-perjalanan-revolusi-mesir-menuju-demokratisasi-yang-hakiki-419118.html
http://www.eramuslim.com/berita/dunia-islam/laporan-resmi-lebih-dari-3-juta-warga-mesir-pengangguran.htm#.U6gwCfsnG9g
The World Factbook
http://vibiznews.com/2014/02/12/inflasi-bulan-januari-di-mesir-kembali-melambat/



0 komentar:
Posting Komentar